Kamis, 31 Juli 2014

skala prioritas? siapa takut...

denger judulnya agak berat banget nih kayaknya...
tapi gak kok sangat mudah dipahami...

secara harfiah skala yaitu ukuran, perbandingan, takaran. sedangkan prioritas yaitu yang diutamakan, yang didahulukan.

skala prioritas cukup penting untuk kita yang mempunyai aktifitas yang lumayan banyak.

dengan berkata skala prioritas maka semua aktifitas kita akan mendapatkan perhatian beda hal nya jika tanpa prioritas maka ada kemungkinan aktifitas kita akan ada yang terlewatkan alias luput alias terlupakan.

penentuan skala prioritas biasanya didasarkan pada beberapa hal, yaitu:
> seberapa penting kah aktifitas itu untuk dilakukan?
> seberapa urgent/genting kah aktifitas itu harus dilakukan?
> seberapa besarkah efek yang ditimbulkan jika aktifitas itu dilakukan atau tidak dilakukan?

setelah kita tahu jawabannya dan menentukan aktifitasnya maka kita dengan mudah dapat melakukan aktifitas - aktifitas kita dengan baik.

untuk memudahkan pemahaman dalam menentukan skala prioritas maka dapat kita buat dengan quadrant..

                                        ¦¦
                                        ¦¦
PENTING                       ¦¦           PENTING
TIDAK GENTING           ¦¦           GENTING
                                        ¦¦
=====================================
                                        ¦¦
TIDAK PENTING           ¦¦      TIDAK PENTING
TIDAK GENTING           ¦¦            GENTING
                                        ¦¦
                                        ¦¦

dari quadrant di atas kita dapat mengetahui bahwa aktifitas urutan PERTAMA yang  mesti di prioritaskan yaitu aktifitas yang mempunyai kategori PENTING - GENTING.

urutan KEDUA yang perlu di prioritaskan yaitu PENTING - TIDAK GENTING.

urutan KETIGA yang perlu di prioritaskan yaitu TIDAK PENTING - GENTING.

urutan KEEMPAT yang perlu di prioritaskan yaitu TIDAK PENTING - TIDAK GENTING.

contoh kasus dalam monitoring jaringan telekomunikasi.
jika ada dua BTS, A dan B dimana A adalah BTS simpul transmisi dan B adalah BTS biasa, sama sama mengeluarkan alarm critical yang akan menyebabkan down, maka manakah yang menjadi prioritas di follow up?. tentu BTS A-lah yang menjadi prioritas, karena BTS A merupakan BTS simpul transmisi, yang mana jika BTS A mati akan terjadi efek banyak BTS lainya akan mati. sedangkan BTS B jika tidak kita follow up hanya BTS B saja yang mati.
memang idealnya tidak ada yang boleh down namun dalam case tersebut kita dapat melihat dan mengambil resiko paling kecil mana yang dapat kita hadapi .

namun jika ada kondisi BTS A terdapat alarm minor sedangka BTS B terdapat alarm critical  maka yang diprioritaskan yaitu BTS B, kenapa?
karena jika alarm critical B tidak di follow up maka BTS  B akan down, sedangkan jika BTS A. tidak di follow up maka tidak mengakibatkan BTS A down walaupun BTS A adalah BTS simpul transmisi

rasanya kurang rame jika tidak ada contoh skala prioritas dalam satu hubungan :) karena kehidupan sehari-hari kita akan berinteraksi dengan manusia

contoh:
jika anda mempunyai kondisi pasangan anda membutuhkan bantuan anda dan pada waktu yang bersamaan ada orang lain juga yang membutuhkan bantuan.
manakah yang diprioritaskan terlebih dahulu?
tentu adalah pasangan anda yang menjadi prioritas, karena apa?
logika simpelnya adalah ketika orang lain butuh bantuan dan anda tolak maka akan ada orang lain selain anda yang dapat memberikan bantuan, jika masih hanya pada anda dia meminta bantuan dan tidak kepada orang lain maka patut waspada.. MODUS itu namanya :D

tapi jika pasangan anda butuh bantuan anda lalu anda tolak, maka siapa lagi pasangannya? bukankah anda adalah pasanganya?

Adalagi case bagaimana jika pada saat bersamaan tersebut hanya kita yang dapat membantu orang lain tersebut sedangkan pasangan anda butuh bantuan anda juga.
dalam hal ini perlu dilihat kembali PENTING dan GENTING nya.
> jika tidak penting dan genting maka prioritaskanlah pasangan anda .
> jika penting dan genting maka dapat memprioritaskan orang lain tersebut DENGAN CATATAN komunikasikanlah dengan pasangan anda agar pasangan anda mengerti dan saya yakin pasangan anda pun akan mengerti .

semoga pemahaman intinya dapat dimengerti amiin...

berkomitmen yuk... :)

dalam berbagai macam kegiatan tentu komitmen itu harus ada, apalagi dalam membina suatu hubungan...
komitmen dalam membina suatu hubungan dapat diartikan sebagai janji, patokan, tujuan, guide line... komitmen juga bisa dijadikan motivasi bagi seseorang.
komitmen jika dijabarkan lebih lanjut akan menjadi banyak aplikasinya. komitmen disini tentunya adalah komitmen yang baik, misalnya yaitu :
> komitmen untuk selalu menjaga hubungan baik
> komitmen untuk memprioritaskan masing-masing pasangan daripada orang lain
> komitmen untuk memprioritaskan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi
> komitmen untuk selalu menjaga perasaan pasangan
> komitmen untuk selalu dewasa dalam menyikapi setiap permasalahan,dll
sehingga dengan adanya komitmen tersebut hubungan yang baik akan selalu terjaga.
adapun komitmen akan teruji ketika ada masalah yang terjadi. saat ego masing-masing muncul, komitmen lah yang menjadi reminder.
karena dengan komitmen itulah kita diingatkan kembali pada waktu dimana kita berpikir jernih untuk membina suatu hubungan yang dicita-citakan.
dapat dibayangkan jika tidak ada komitmen maka ketidakpastian mendapatkan hubungan yang baik akan selalu terjadi. setiap pribadi akan berbuat seenaknya, semaunya.. karena apa? karena hanya memikirkan dirinya sendiri.. tidak ada komitmen merasa dirinya bebas berbuat.
jangan sampai diri kita menjadi orang yang tidak mau berkomitmen, jika seseorang tidak mau berkomitmen maka dapat dipastikan orang tersebut suatu saat akan meninggalkan suatu hubungan karena orang tersebut akan merasa tidak ada beban, tidak ada tanggung jawab membina hubungan yang telah terjalin.
oleh karena itu sepatutnya kita selalu mempunyai komitmen dalam membina suatu hubungan.
mulai dari membuat kerangka hubungan yang dibicarakan dengan pasangan masing-masing.. misalnya:
> akan dibawa kemana hubungan ini?
> caranya mencapai tujuan itu bagaimana?
> resiko masalah apa yang mungkin akan terjadi nanti dalam perjalanan nya?
> bagaimana cara untuk menyelesaikan dari setiap permasalahan tersebut?
> bagaimana cara membuat perasaan pasangan selalu bahagia?
jika semua pertanyaan tersebut sudah terdapat jawabannya, maka berkomitmen lah dengan jawaban yang telah disepakati tersebut.
dalam situasi kondisi apapun jika kita mempunyai komitmen maka hubungan yang telah terjalin akan selalu terjaga.

inshaaAllah dengan kita menyadari pentingnya sebuah komitmen maka perjalanan hubungan tersebut akan lebih terarah.